Sabtu, 16 September 2017

ETIKA MENYAMPAIKAN PENDAPAT



Di kisahkan Suatu malam seorang raja bermimpi, istananya terbakar seluruh keluarganya di mulai dari isteri dan anaknya tewas terbakar terakhir dia melihat dirinya sendiri terbakar..

Pada pagi harinya sang raja menyuruh penasehatnya memanggil semua juru tafsir mimpi dan terpilihlah tiga orang penafsir mimpi yang sudah dipercaya akurasi tafsirnya.

Lalu raja menceriterakan mimpinya kepada ketiganya dan meminta satu persatu menafsirkan mimpinya  .

Yang pertama maju berkata “ ampun tuanku tuanku akan di bunuh beserta seluruh keluarga.

Rajapun marah dengan tafsir mimpinya , maka beliau memerintahkan untuk menghukum
bunuh penafsir tersebut.

Lalu yang kedua maju “ ampun tuanku , di kerajaan ini akan terjadi pemberontakan dari para penghianat negara , mereka dendam terhadap tuan , mereka akan menguasai kerajaan ini , dan sebagai pelampiasannya mereka akan membunuh satau persatu keluarga istana dimulai dari isteri , lalu anak anak paduka di depan tuanku , yang terakhir setelah mereka puas melampiaskan dendamnya , mereka akan membunuh paduka juga. Raja pun bertambah marah , penafsir yang kedua pun di hukum bunuh.

Maka majulah penafsir yang terakhir dia berkata “ tuanku berbahagialah , bahwa umur paduka lebih panjang dari umur isteri dan anak anak paduka.

Rajapun senang penafsir pulang dan diberi hadiah.

Inti dari tafsir dan apa yang akan dikatakan penafsir sebenarnya sama saja , yakni raja beserta seluruh keluarganya akan mati dalam sebuah pembrontakan , namun kepandaian mengolah kata dalam kalimat membuat nasibnya berbeda.

Yang pertama terlalu ringkas tapi menyakitkan

Yang kedua memang logis tapi panjangnya  cerita membuat alur rangkaian ceitera menjadi dramatis sehingga menakutkan dan menegangkan.

Yang ketika , ringkas namun menghadirkan harapan bahagia .

Ini hanyalah sebuah cerita,  namun hikmahnya cukup bagus , yakni pandai pandailah menyusun kata ketika menyampaikan sesuatu , mungkin maksudnya baik , lantaran tidak pandai menyusun kata malah menyakitkan si pendengar , biasakan terampil menyusun kalimat yang  santun , dan bisa menghadirkan senyum ..”Tabassanuka fi akhika laka shadaqatun (senyummu kepada saudaramu adalah sedekah) .. namun berartikah sebuah senyuman bila lawan bicara kita telah lebih dahulu tersakiti. maka menghadirkan ucapan yang menumbuhkan senyuman dan rasa bahagia itu (menurut saya) lebih tepat, dan itu butuh keterampilan dan pembiasaan.

Seorang guru yang  bijak  tidak akan mengumumkan anak muridnya yang belum bayaran , karena akan menimbulkan rasa malu , maka cukup ia menyampaikan terima kasih kepada yang telah melunasinya.

Minggu, 20 Agustus 2017

PANTAI 9 PULAU GILIGENTING

Pantai Sembilan merupakan obyek wisata baru di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Letaknya di Desa Bringsang, Kecamatan/ Pulau Gili Genting.

Rabu, 14 September 2016

Hari Ulang Tahun Pernikahan Yang Ke 5


ultah 5 tahun pernikahan
Istriku sayang,......"Herawati
Hari ini, ada berjuta kebahagiaan memenuhi dadaku. Karena hari ini kita memperingati 5 tahun usia pernikahan kita, tanggal "14 Sep 2011-14 Sep 2016." Aku bersyukur bisa mengingat kembali perayaan tahunan yang selalu sangat berkesan karena kita menikah pada tanggal ini, sungguh ini adalah hari yang paling istimewa sepanjang hidup. 
Betapa cepat waktu berlalu. kita telah melalui masa-masa suka dan duka bersama sebagai pasangan suami istri, yang saling melengkapi, saling menyayangi, serta bagaimana perjuangan kita memperoleh anak yang sudah kita dambakan selama 2 tahun,  Ananda "Muhammad Raihan Al Hafidz". yang saat ini telah berusia 2 Tahun.1 bulan  lagi sedang lucu lucunya, semoga ananda menjadi anak yang sholeh, Amin
Semoga kita tidak lalai sedikit pun dari upaya membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warohmah, semoga kita tidak lalai dalam mendidik anak kita menjadi generasi yang qur’ani, sholih dan sholihah,
semoga Allah selalu menguatkan iman kita dari gangguan hawa nafsu dan godaaan setan dan semoga kita dipersatukan lagi di akhirat kelak..Amin
Mohon maaf atas semua kesalahan yang pernah diperbuat selama ini. Kadang marah,kadang kesal, kadang jengkal, ya  karena aku hanya manusia yang punya nafsu, Semoga kita berdua snantiasa di beri kesabaran
Aku mencintaimu karena Allah.....Aamiin Ya Rabb...
GILIGENTING POLO RADDIN

Silahkan Baca Juga