Selasa, 13 Desember 2011

Srikaya


Pohon srikaya ternyata banyak mengandung obat, pohon srikaya mempunyai tinggi 2-5 meter, kulit pohon tipis berwarna keabu abuan, daun bertangkai, kaku, letaknya berseling, helayan daunya berbentuk lonjong menyempit, ujung dan pangkal runcing, pohon ini banyak ditemui di giligenting tumbuh ditepi tepi jalan dan dipekarangan rumah. Ketika memasuki musip tanam biasanya srikaya sudah berkembang, dan ketika musim panen buah srikaya sudah bisa dipanen, Pohon srikaya sangat banyak mamfaatnya mulai dari akar, kulit, dan buahnya, banyak mengandung obat.
Daun digunakan untuk mengatasi:
batuk, demam,
reumatik,
menurunkan
kadar asam urat
darah yang
tinggi, diane, disentri, rectal prolaps pada anak-anak, cacingan, kutu kepala, pemakaian luar untuk borok, luka, bisul,
skabies, kudis,
dan ekzema.

Biji digunakan untuk mengatasi:
pencernaan lemah, cacingan, dan mematikan kutu kepala dan serangga.

Buah muda digunakan
untuk mengatasi:
diare, dan gangguan
pencernaan (atonik
dispepsia).

Akar digunakan untuk
mengatasi:
sembelit, disentri akut, depresi mental, dan nyeri tulang
punggung.

Kulit kayu digunakan untuk mengatasi:
diare, disentri, dan luka berdarah.
Cara Pemakaian
Untuk pemakaian luar, rebus daun dan airnya gunakan untuk mencuci luka dan borok. Selain itu, dapt
juga dilakukan dengan menggiling bijinya menjadi bubuk, gunakan untuk membasmi kutu kepala, kutu anjing, dan senangga. Gunakan buah masak untuk mengobati bengkak karena memar dan abses. Dan kebiasaan kebiasaan masyarakat giligenting Daun srikaya bisa juga untuk menyembuhkan demam pada bayi caranya dengan membakar daunnya dan meng asapi bayi sebanyak tiga kali insya Allah sembuh. semoga bermanfaat.

2 komentar:

  1. ini dia buah kesukaan ogut nih......!
    Salut buat mak ilham yang selalu menulis hal yang baru dan unik....
    Salam..... http://thallpoz.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Mksh cak inal...suka ama yg mateng apa ma yg dikolop...hehe

    BalasHapus

Anda ya....Karena Komentar Anda Adalah Bentuk Kepedulian Terhadap Kami....
Terima Kasih

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

GILIGENTING POLO RADDIN

Silahkan Baca Juga